Selasa, 16 Februari 2010

Las Child-Pedih

LAST CHILD-PEDIH


engkau yang sedang patah hati
menangislah dan jangan ragu ungkapakan
betapa pedih hati yang tersakiti
racun yang membunuhmu sacara perlahan

engkau yang saat ini pilu
betapa menanggung beban kepedihan
tumpahkan sakit itu dalam tangismu
yang menusuk relung hati yang paling dalam

hanya diri sendiri
yang tak mungkin orang lain akan mengerti
disini kutemani kau dalam tangismu
bila air mata dapat cairkan hati
'kan kucabut duri perih dalam hatimu
agar kulihat senyum ditidurmu malam nanti
anggaplah semua ini suatu langkah dewasakan diri
dan tak terpungkiri juga bagi

engkau yang hatinya terluka
dipeluk nestapa tersapu derita
seiring saat keringnya air mata
tak mampu menahan perih yang tak ada habisnya

hanya diri sendiri
yang tak mungkin orang lain akan mengerti
disini kutemani kau dalam tangismu
bila air mata dapat cairkan hati
'kan kucabut duri perih dalam hatimu
agar kulihat senyum ditidurmu malam nanti
anggaplah semua ini suatu langkah dewasakan diri
dan tak terpungkiri juga ..

hanya diri sendiri
yang tak mungkin orang lain akan mengerti
disini kutemani kau dalam tangismu
bila air mata dapat cairkan hati
'kan kucabut duri perih dalam hatimu
agar kulihat senyum ditidurmu malam nanti
anggaplah semua ini suatu langkah dewasakan diri
dan tak terpungkiri juga bagi engkau yang sedang patah hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar